Membangun Masa Depan Cerah Dengan Asuransi

wienwide-allianz-tapro

Perencanaan keuangan menurut Financial Planning Standards Board Indonesia adalah proses untuk mencapai tujuan hidup seseorang melalui pengelolaan keuangan secara ter-integrasi dan terencana.

Mengapa di perlukan perencanaan keuangan ? dalam kehidupan seperti sekarang ini, masa depan kita bisa jadi sangat ditentukan oleh perencanaan-perencanaan yang telah kita buat sebelumnya, bahkan ada sebuah kalimat yang mengatakan bahwa sekali kita membuat perencanaan, berarti 50 persen keberhasilan sudah dalam genggaman, prosentase keberhasilan selanjutnya sangat bergantung bagaimana kita berjuang untuk mewujudkan rencana-rencana tersebut. Berbicara tentang masa depan, asuransi menjadi bagian penting dalam mewujudkan rencana-rencana kita di masa depan. Dengan asuransi kita bisa mulai menyiapkan masa pensiun kita tanpa khawatir terjadinya gangguan finansial karena sudah tidak menerima gaji lagi, bahkan dengan asuransi, kita tak perlu risau dengan biaya pendidikan anak-anak kita di masa yang akan datang, di sisi lain asuransi mengurangi kekhawatiran kita akan biaya perawatan kesehatan yang seperti kita ketahui bersama, biaya kesehatan sangat-sangat mahal saat ini.

Asuransi pada dasarnya adalah proteksi. Pada saat ini rata-rata orang pada saat membeli kendaraan Baru atau bekas, pasti akan membeli Asuransi kendaraan, apakah itu All Risk atau TLO, karena di sadari akan resiko-resiko yang terjadi pada saat kita mempunyai Mobil. Tapi apakah kita pernah menyesal, kalau sampai akhir pertanggungan, kita tidak pernah menggunakan Asuransi tersebut ? , Tentu tidak malah kita akan bersyukur, mendapat perlindungan dari Allah SWT, sehinga hal-hal yang kita tidak inginkan , tidak terjadi.

Mobil saja, harus di Asuransikan, apalagi Kita, Kita sebagai pencari nafkah untuk keluarga, harus mempunyai Asuransi, karena di dalam mengarungi kehidupan ini, selalu ada resiko yang akan kita hadapi.

Saya punya cerita, yaitu Adik teman dekat saya, sebut aja namanya Budi. Budi memunyai karir pekerjaan yang bagus, sehinga pada saat usinya 32 Tahun, sudah menjadi Manager di sebuah perusahaan Financial services. Pada saat itu Abangnya sudah selalu mengingatkan Budi, untuk investasi dan membeli polis Asuransi Jiwa dan kesehatan, tapi Budi tidak mau dengan alas an, toh Perusahaan sudah menyediakan fasilitas jaminan Kesehatan untuk rawat jalan, maupun rawat Inap. Budi lebih senang mengeluarkan uangnya untuk hobinya, di bidang Automotif. Pada suatu hari Budi, di panggil oleh atasannya dan di beri tahu bahwa, perusahaan dalam masalah sehingga harus ada PHK, dan singkat kata Budi pun di PHK dengan mendapat uang Kompensasi dari Perusahaan. 2 Bulan setelah PHK, tiba-tiba Budi jatuh sakit dan harus di rawat di rumah sakit , dengan menjalani bebeapa tindakan-tindakan , dengan biaya yang cukup besar. Dalam waktu 3 minggu, semua uang tabungan Budi, sudah habis, sehingga untuk kelanjutan pengobatannya, harus di bantu oleh Keluarga Besar. Dengan cerita di atas, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa, walaupun, Perusahaan, di tempat kita bekerja, sudah menyediakan fasiltas kesehatan, akan tetapi perlu kita ingat, bahwa yang namanya Fasilitas, bisa kita dapat dan nikmati, hanya pada saat kita masih aktif atau masih bekerja, dan akan hilang pada saat kita tidak bekerja lagi.

Di sinilah pentingnya kita mempunyai perencanaan keuangan yang baik. Selain berinvestasi misalnya dengan Reksadana, beli Emas dan lain-lain, Sangat Penting bagi kita untuk memiliki Polis Asuransi Jiwa dan kesehatan pribadi. dengan memiliki polis Asuransi Jiwa yang ada nilai Invetasinya, kita  sudah mulai membangun pondasi untuk menikmati masa pensiun nanti tanpa merepotkan anak cucu nantinya. Mengingat pentingnya peranan asuransi, berikut ini ada 3 hal yang harus dipahami sebelum memutuskan mengikuti asuransi.

  1. Memilih Jenis Asuransi

Dewasa ini, asuransi telah banyak mengalami perkembangan menyesuaikan dengan dinamika yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Kita tentu mengenal asuransi kesehatan, jiwa, harta benda, pendidikan dan banyak lagi jenis asuransi lainnya. Beraneka jenis asuransi tersebut hendaknya kita sikapi dengan bijak dan selektif dengan menyesuaikan dengan kebutuhan kita sendiri.

  1. Beli Sesuai Kemampuan

Hal lain yang tidak boleh kita lupakan adalah kemampuan finansial kita. Jangan terlalu bernafsu untuk mengikuti semua asuransi yang ada. Jangan lupa bahwa asuransi membutuhkan premi yang harus kita bayar. Apalah jadinya jika kita banyak mengambil program asuransi namun tidak diiringi dengan kesanggupan untuk membayar premi, sisihkan paling tidak 20 persen penghasilan kita untuk membeli asuransi, sehingga kebutuhan-kebutuhan yang lain tidak terganggu.

  1. Pilih Perusahaan Asuransi Terbaik

Saat ini banyak sekali Peusahaan-perusahaan yang menawarkan program-program Asuransi, dan untuk itu sebelum mengikuti sebuah program asuransi, hendaknya kita memahami gambaran mengenai asuransi yang hendak kita pilih, kita harus lihat reputasi dan kapabilitas perusahaan asuransi yang menawarkan program tersebut, dalam hal ini pilihlah perusahaan asuransi yang bonafide. Kuasai perjanjian-perjanjian yang ditawarkan, meskipun sebagian besar asuransi merupakan perjanjian baku yang diterbitkan sepihak oleh pihak asuransi, namun tak ada salahnya kita mempelajari terlebih dahulu ketentuan-ketentuan yang ada sebelum memutuskan untuk mengambil asuransi tersebut agar tidak menimbulkan kekecewaan di kemudian hari. Demi kebaikan bersama, jangan segan untuk menanyakan hal-hal yang belum kita pahami kepada agen atau marketing asuransi tersebut.

Kehidupan Masa Depan Anda, di tentukan oleh sikap hidup Anda saat ini, jangan Tunda lagi untuk memiliki Asuransi, semakin cepat semakin baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s