Apa itu Rider Asuransi Jiwa

Rider Asuransi Jiwa sering kali disebut dengan istilah asuransi tambahan.. Rider asuransi jiwa tidak dapat diperoleh jika Anda tidak membeli asuransi dasarnya. Jadi rider asuransi jiwa bukan bagian dari polis dasar.

Menurut AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) Rider didefinisikan sebagai:

Sekumpulan provisi khusus atau tambahan dalam polis asuransi jiwa, yang ditambahkan untuk memperkuat dan melengkapi cakupan dari polis dasar beserta manfaatnya.

Seperti yang dijelaskan pada bagian sebelumnya Rider Asuransi Jiwa bukan bagian dari polis dasar, sehingga rider asuransi jiwa tidak akan dilampirkan pada polis dasar. Pemegang polis (calon klien) harus terlebih dahulu meminta rider asuransi jiwa dan jika disetujui perusahaan asuransi jiwa, pemegang polis harus membayar premi tambahan untuk manfaat tambahan yang akan diterimanya.

Setiap perusahaan asuransi jiwa memiliki Rider Asuransi Jiwa yang berbeda – beda. Ada beberapa Rider Asuransi Jiwa yang dimiliki hampir setiap perusahaan asuransi jiwa. Biasanya rider-rider tersebut termasuk rider asuransi jiwa yang penting.

Rider Asuransi Jiwa yang Penting

Berikut ini 8 rider asuransi jiwa yang penting menurut AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia):

  • Waiver Of Premium

Penghapusan premi atau manfaat tambahan bebas premi (Waiver Of Premium). Manfaat dari Rider Waifer of Premium adalah: penghapusan pembayaran premi jika tertanggung mengalami cacat total permanen dan klaim akan dibayar secara penuh jika tertanggung kemudian meninggal dunia.

  • Kematian akibat kecelakaan (Accidental Death)

Manfaat dari Rider Accidental Death adalah: ganti rugi dua kali lipat dari nominal yang diasuransikan (uang pertanggungan) jika pemegang polis meninggal dunia akibat kecelakaan. Rider asuransi jiwa accidental death memberikan tunjangan yang besarnya sama dengan jumlah yang diasuransikan. Rider Accidental Death sering kali disebut juga dengan rider ganti rugi ganda (Double Indemnity).

  • Cacat Permanen (Permanent Disability)

Manfaat dari Rider Permanent Disability adalah: penghapusan premi yang akan jatuh tempo, jika tertanggung mengalami cacat permanen akibat kecelakaan. Banyak perusahaan asuransi jiwa di Indonesia uang memberikan penghapusan premi sekaligus dalam satu paket.

  • Penyakit Kritis (Critical Illness)

Manfaat dari Rider Critical Illness adalah: menyediakan pembayaran sejumlah jaminan lump sum jika pemegang polis didiagnosa menderita salah satu penyakit kritis, seperti: kanker,stroke,kelumpuhan,penyakit jantung, gagal ginjal,dan lain-lain.

Tips dari Finansialku: Baca dengan teliti definisi dari Penyakit Kritis atai Critical Illness dari masing-masing asuransi. Jangan hanya lihat dari jumlah penyakitnya tapi definisinya, contoh:

  • penyakit kanker, pastikan apakah stadium satu sudah disebut dengan penyakit kritis?
  • ring jantung, pastikan apakah ring satu sudah disebut dengan penyakit kritis?
  • Tambahan Berjangka (Term Additional Benefit)

Manfaat dari Rider Term Additional Benefit adalah: menyediakan pembayaran tambahan jika Anda (tertanggung) ingin melakukan suatu perjalanan. Jadi jika terjadi sesuatu ketika Anda dalam perjalanan,  perusahaan asuransi jiwa akan membayarkan tambahan. Nilai dari manfaat tambahan berjangka ini umumnya berdasarkan rasio dari nilai dasar asuransi jiwa tertanggung (misalnya 3 banding 1 atau 5 banding 1). Besarnya perbandingan tersebut sesuai dengan kebijakan masing-masing perusahaan asuransi jiwa.

  • Tambahan Rumah Sakit (Hospital Cash / Income Benefit)

Manfaat dari Rider Hospital Cash atau Income Benefit adalah: tunjangan atas perawatan perawatan rumah sakit akibat penyakit atau kecelakaan. Manfaat ini diberikan berdasarkan lamanya jangka waktu perawatan tanpa mempertimbangkan biaya awal yang dikeluarkan untuk rumah sakit. Nilai tunjangan yang diberikan tergantung dari jumlah yang diasuransikan.

  • Tambahan Pasangan dan Anak (Spouse and Children Benefit)

Manfaat dari Rider Spouse and Children Benefit adalah: memberikan perlindungan bagi istri atau suami serta anak dari tertanggung. Jangka waktu perlindungan bagi setiap anak akan berakhir jika sang anak berumur 21 atau 25 tahun. Beberapa perusahaan asuransi jiwa memberikan fleksibelitas pada anak untuk mengubah asuransi berjangkanya menjadi polis asuransi jiwa individu jika ia mencapai umur tertentu.

  • Tambahan Anak (Children Benefit)

Manfaat dari Children Benefit mirip dengan manfaat spouse and children benefit.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat kita simpulkan beberapa hal yaitu:

  1. Rider asuransi jiwa adalah asuransi tambahan dan tidak menempel pada polis dasar.
  2. Rider asuransi jiwa ditawarkan perusahaan asuransi jiwa selama premi tambahan dibayarkan. Perusahaan asuransi jiwa memiliki hak untuk menolak atau membatalkan produk tambahan rider tersebut.
  3. Pemegang polis tidak dapat membeli rider asuransi jiwa tanpa polis dasar.
  4. Pemegang polis juga tidak diperbolehkan membatalkan polis dasar dan hanya memperoleh manfaat tambahan saja.
  5. Jangka waktu berlakunya rider asuransi jiwa tidak boleh melampaui jangka waktu berlakunya polis dasar.

Sumber :

https://www.finansialku.com/mengenal-rider-asuransi-jiwa/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s