Kegemukan apakah Penyakit ?

Satu hal yang saya tidak suka adalah kalau di suruh menimbang berat badan, ya karena menurut saya dengan menimbang berat badan dan melihat hasilnya, akan semakin membuat saya, merasa tertekan. Semenjak kecil, saya sudah mempunyai porsi badan yang gemuk, bahkan saya ingat, pada usia saya 10 tahun, ukuran celana Jeans, yang saya pake adalah ukuran 42, bisa di bayangkan dengan tinggi yang tidak lebih dari 120 cm, badan saya seperti apa, dan selalu menarik perhatian orang-orang di sekelilingnya. Kegemukan menurut masyarakat pada umumnya menunjukkan tingkat kehidupan yang baik, dan banyak orang tua yang senang melihat anaknya tumbuh dengan badan yang gemuk, karena di anggap kegemukan bukanlah penyakit, akan tetapi symbol kemakmuran.

Measuring the beerbelly

Akan tetapi semakin meningkatnya usia saya, saya mengerti bahwa obesitas alias kegemukan dikenal sebagai faktor risiko untuk berbagai penyakit kronis, dan baru-baru ini asosiasi dokter terbesar di Amerika mengakui bahwa obesitas adalah penyakit. Karena selama ini tidak dianggap sebagai penyakit, akses untuk perawatan penurunan berat badan bagi orang-orang obesitas tidak selalu ditanggung oleh perusahaan asuransi. Karena itu, American Medical Association (AMA) mengakui obesitas sebagai suatu penyakit. Keputusan ini dimaksudkan untuk menarik perhatian pada epidemi obesitas, di mana 1 dari 3 orang Amerika mengalami obesitas. Tapi hal ini masih dianggap kontrovesial. Penyakit yang umumnya didefinisikan sebagai kondisi abnormal, atau kondisi yang mencegah tubuh berfungsi dengan baik.

“Jika kita menyebut obesitas penyakit, itu berarti secara otomatis, sepertiga orang Amerika berada dalam keadaan tidak sehat atau sakit,” kata Dr. Pieter Cohen, asisten profesor kedokteran di Harvard Medical School dan internis umum di Cambridge Health Alliance, seperti dilansirĀ Livescience, Kamis (20/6/2013).

Pengakuan ‘obesitas adalah penyakit’ juga bertentangan dengan rekomendasi dari komite AMA yang telah mempelajari masalah ini. Komite menunjukkan pengukuran yang sering digunakan untuk mengkategorikan orang sebagai obesitas, yakni Body Mass Index (BMI), memiliki kelemahan. Beberapa orang dapat memiliki BMI tinggi karena membawa banyak massa otot, bukan lemak tubuh.

Tapi pendukung keputusan ‘obesitas adalah penyakit’ mengatakan cara ini dapat mengurangi stigma terhadap obesitas, karena menyoroti fakta bahwa obesitas tidak selalu soal pengendalian diri.

Sumber:

http://health.detik.com/read/2013/06/20/165922/2279294/763/obesitas-itu-penyakit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s