Mengenal Istilah-istilah Dalam Asuransi

Kalau Anda saat ini sedang mencari dan memilih Produk Asuransi, ada baiknya Anda pahami dulu istilah-istilah dalam Asuransi, untuk menghindari perbedaan arti dan makna.

• Agen
Adalah pihak yang melakukan tugas mewakili prinsipalnya kepada atau dalam berhubungan dengan pihak ketiga. Agen bertindak untuk mencari nasabah, merundingkan ketentuan polis dan melayani para pemegang polis.

• Bancassurance
bancassurance adalah metode pemasaran produk asuransi. Jadi, produk yang ditawarkan kurang-lebih sama dengan produk asuransi pada umumnya. Yang membedakan adalah nasabah bancassurance akan memperoleh manfaat lain. Bukan hanya dari perusahaan asuransi, tapi juga dari bank.

• Bancatafakul
Bancatakaful merupakan metode distribusi penjualan asuransi syariah menggunakan bank syariah/bank umum sebagai penyalur, umumnya menggunakan nasabah bank sebagai target pemasaran.

• Broker
Broker merupakan perantara penjual dalam asuransi jiwa dan kesehatan

• Anuitas
Anuitas merupakan Serangkaian pembayaran periodik yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis anuitas atau tanggungannya.

• Aktuaris
Definisi aktuaris berdasarkan Wikipedia (id.wikipedia.com) adalah seorang ahli yang dapat mengaplikasikan ilmu keuangan dan teori statistik untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bisnis aktual. Aktuaris mempunyai tanggung jawab untuk memperkirakan berapa besaran dana yang diperlukan dalam bentuk premi atau iuran pensiun untuk pembayaran jangka panjang. Aktuaria adalah unit kerja tempat para aktuaris bekerja.

• Proposal
Proposal dalam istilah asuransi adalah penjelasan-penjelasan yang dilakukan oleh perusahaan asuransi mengenai manfaat uang pertanggungan yang dijamin dalam program asuransi kumpulan. Proposal biasanya ditawarkan untuk masing-masing peserta bersama dengan besaran premi dan syarat-syarta pokok pertanggungan. Proposal asuransi kumpulan sering disebut sebagai quotation.

• Polis
Polis merupakan suatu perjanjian tertulis yang berisi kesepakatan antara pihak perusahaan asuransi dengan pihak tertanggung. Dengan kata lain, polis merupakan bukti bahwa telah terjadi perjanjian pertanggungan yang sah.

• Premi
Premi adalah sejumlah uang yang harus dikeluarkan tertanggung setiap bulannya dengan jumlah tertentu sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan asuransi. Premi merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh seseorang yang terdaftar dalam sebuah perusahaan asuransi.

• Risiko
Risiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang. Dalam bidang asuransi, risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan ketidakpastian, di mana jika terjadi suatu keadaan yang tidak dikehendaki dapat menimbulkan suatu kerugian.

Memanfaatkan Jaringan Media sosial untuk Memasarkan dan Menjual Produk Asuransi

Apa itu Media sosial  ? merujuk ke https://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial,

Media sosial adalah   sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blogjejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content“.[1]

Kalau kita melihat kembali ke 20 tahun yang lalu. Untuk berhubungan dengan orang lain di luar kota sangatlah sulit. Menggunakan telepon (Interlokal), memerlukan biaya yang tidak sedikit. Sehingga saat itu banyak Orang-orang menggunakan Surat untuk melakukan komunikasi. Hal ini semua membuat orang, relasi, dan keluarga yang terpisah jauh akan sangat sulit untuk dihubungi.

Namun dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini , memungkinkan orang untuk berhubungan dengan orang lain meskipun terpisah ribuan kilometer dan zona waktu yang berbeda pun menjadi semakin mudah dan dengan biaya yang terjangkau. Ya, media sosial adalah salah satu perkembangan teknologi yang memiliki andil besar dalam memberikan kemudahan bagi manusia untuk berkomunikasi dan bersosialisasi.

Di Indonesia berdasarkan data yang di dapat dari https://id.techinasia.com/talk/statistik-pengguna-internet-dan-media-sosial-terbaru-di-indonesia , Dengan penetrasi 34 persen, kini pengguna internet di Indonesia mencapai 88,1 juta pengguna. 79 juta di antaranya merupakan pengguna media sosial aktif. Angka yang tidak mengherankan, mengingat Indonesia merupakan salah satu negara teraktif di media sosial. Berikut data-datanya :

ms01_fix

ms02_fix

Dari data-data di atas, bisa di lihat betapa besarnya market/pangsa pasar yang bisa kita mandaatkan untuk menjual/memasarkan Produk yang kita jual.

Salah satu Produk finansial yang cukup populer di kalangan masyarakat adalah asuransi. Asuransi adalah produk finansial yang dapat memberikan jaminan untuk berbagai jenis kerugian atau musibah yang terjadi pada klien.

Asuransi tersedia dalam beragam pilihan jenis dengan fungsi yang berbeda-beda. Sebagai contoh, asuransi kesehatan dapat memberikan jaminan untuk berbagai jenis perawatan serta tindakan medis, sementara, asuransi pendidikan dapat memberikan jaminan untuk biaya pendidikan.

Melihat semakin tingginya permintaan akan asuransi, menjadi  agen asuransi dianggap sebagai salah satu kesempatan karir yang cukup menjanjikan saat ini.

Agen Asuransi saat ini dapat menggunakan  Media sosial untuk menjual produk asuransi secara efektif dan tepat sasaran. Dengan mengetahui cara menjual produk asuransi yang tepat sasaran, Anda juga akan mampu meningkatkan angka penjualan secara lebih mudah dan efektif pula.

Salah satu metode pemasaran produk asuransi yang lebih efektif dan efisien adalah dengan menggunakan fasilitas online. Memasarkan produk asuransi secara online akan memungkinkan Anda untuk mencapai pangsa pasar yang lebih besar. Metode pemasaran secara online juga dapat membantu Anda dalam menghemat biaya operasional sehingga pemasaran yang Anda lakukan akan jadi lebih efisien dan tepat sasaran.

Situs atau Blog di gunakan untuk memasarkan produk asuransi secara online, dan mencakup pasar yang tidak terbatas.

Hal ian yang perlu di perhatikan juga adalah tetap melakukan hubungan/contact secara “offline” atau bertemu langsung dengan Klien Anda, karena Anda harus bisa mempertahankan kepercayaan klien yang sudah Anda miliki. Ada pendapat yang mengatakan lebih mudah untuk mendapatkan klien Baru, dari pada mempertahankan Loyalitas Klien Anda. Untuk dapat mempertahankan Loyalitas klien Anda, kadang kala Anda harus memberikan reward kepada klien Anda, sehingga Klien Anda akan merasa tetap di perhatikan.

 

Perlunya menyertakan Budget Asuransi Pada Saat Menyusun Anggaran Rumah Tangga

Ada pepatah mengatakan, “Jangan besar pasak, dari pada tiang”, kalau di artikan secara bebas, artinya kurang lebih, jangan lebih besar pengeluaran, dari pada pemasukan.

Di dalam kehidupan modern saat ini, banyak sekali pasangan suami istri yang tidak mengikuti pepatah di atas, kenapa ? ini di karenakan banyak sekali kemudahan-kemudahan yang bisa kita di manfaatkan, untuk membeli barang idaman, contohnya sepeda motor, dengan hanya uang 500 ribu sebagai Down Payment (DP), Orang sudah dapat memiliki kendaraan yang harganya kalau di beli secara tunai berkisar 10 Juta an.

Belum lagi fasilitas-fasiltas dari kartu kredit, yang memudahkan suami istri tersebut  untuk membeli barang-barang yang di inginkan. Ada perbedaan dasar antara keinginan dan kebutuhan, nah di sinilah sumber masalahnya, karena keinginan itu sering kali muncul, secara tiba-tiba, misalnya sedang ada discount 50%, promosi cicilan 0% dan banyak promosi-promosi lainnya, yang mana pada akhirnya akan membebani pengeluaran keuangan suami istri tersebut.

Untuk menghindari hal-hal tersebut di atas, sebaiknya pasangan suami istri harus memiliki manajemen keuangan yang baik. Pos pos pengeluaran harus di tetapkan, misalnya Pos untuk Belanja keperluan rumah tangga, Uang sekolah, Transportasi,Asuransi dan Liburan.

Mengapa alokasi budget untuk Asuransi Penting ? yak arena kalau terjadi suatu resiko, di harapkan Asuransi dapat mengatasi hal-hal yang tidak terduga tersebut, sehingga secara keseluruhan tidak akan berdampak banyak, terhadap pos pos pengeluaran lainnya.

Menyusun anggaran keuangan rumah tangga sangat penting. Yaitu untuk memastikan suami istri tetap memegang kendali keuangan bersama. Gak mau kan kalau gaji hanya numpang lewat, karena gak ada kontrol.

Asuransi kesehatan adalah proteksi yang penting dan perlu dimiliki oleh pasangan suami istri beserta anak-anaknya, Jangan sampai gara-gara sakit, pasangan suami istri tersebut terpaksa harus menguras tabungan atau menjual investasi.

Begitu juga dengan dengan risiko kematian, apakah kita bisa menghindar dari kematian? Jawabannya tidak, lalu apa hubungannya dengan Asuransi Jiwa ? asuransi jiwa tidak menghindarkan dari kematian, akan tetapi  ,Asuransi jiwa memberikan perlindungan atas nilai ekonomi hidup manusia (economic value of human life). Artinya kita sudah mencegah kerugian-kerugian finansial (atau masalah finansial) jika tulang punggung keluarga meninggal.

 

2

sumber gambar :

http://artikel.allianz.co.id/detail-article/Sertakan-Asuransi-ke-Dalam-Anggaran-Rumah-Tangga-Anda-400

 

Pilah-Pilih Asuransi Yang Tepat untuk Keluarga

header_pict

Ketika berbicara mengenai perlindungan yang tepat untuk keluarga, artinya adalah bahwa setiap anggota keluarga akan memiliki rasa aman dan nyaman dalam menjalani hidup.

Sebagai pemimpin keluarga, memberikan perlindungan yang tepat bagi istri dan anak tentunya adalah sebuah kewajiban utama yang tidak boleh ditinggalkan begitu saja. Ketika berbicara mengenai perlindungan yang tepat untuk keluarga, artinya adalah bahwa setiap anggota keluarga akan memiliki rasa aman dan nyaman dalam menjalani hidup. Tidak ada kekhawatiran ketika berada dalam masa-masa sulit saat bersama dengan diri Anda, ataupun saat sedang tidak berada di sisi mereka.

Salah satu perlindungan yang aman bagi keluarga adalah dengan memberikan asuransi kesehatan.

Ada banyak alasan mengapa sebuah keluarga harus memiliki asuransi kesehatan, tapi hanya satu jawaban yang paling bisa diterima. Sederhana saja, ketenangan hati dan pikiran. Anda akan merasa lebih tenang ketika salah satu anggota keluarga kebetulan harus dirawat di rumah sakit. Dengan memiliki asuransi kesehatan, Anda tidak perlu menghadapi hari esok dengan kecemasan. Pastikan bahwa keluarga mendapatkan polis asuransi terbaik dari perusahaan asuransi jiwa yang telah Anda pilih secara tepat.

Di Indonesia, ada banyak perusahaan asuransi yang semuanya berjanji untuk memberikan jaminan keamanan dan kesehatan bagi keluarga Anda. Namun, bisakah mereka mewujudkannya? Biasakan untuk membaca polis yang tertulis secara teliti dengan panduan dari pihak yang tepat. Jangan sampai diri Anda terjebak dalam situasi di mana salah satu anggota keluarga sakit, membutuhkan biaya pengobatan, dan Anda tidak bisa melakukan apa-apa karena polis asuransi tidak meng-cover sakit anggota keluarga tersebut.

Salah satu perusahaan asuransi yang berpengalaman dalam menjamin kesehatan keluarga Indonesia adalah Allianz Life Indonesia. Mereka memiliki beberapa produk-produk menarik yang akan memudahkan Anda ketika membutuhkan bantuan. Misalnya adalah untuk Asuransi Kesehatan Kumpulan yang akan menjamin kesehatan istri selama masa melahirkan, SmartHealth Classic Premier dan Blue Sapphire bagi pemilik perusahaan yang peduli dengan kesehatan karyawannya. Anda juga bisa memilih SmartMed Premier yang memberi kebebasan bagi Anda untuk berobat dari Indonesia hingga Singapura dan Malaysia tanpa mengeluarkan biaya, SmartHealth Maxi Violet, serta Asuransi Kesehatan Allisya Care.

Sesuai dengan misinya untuk memudahkan Anda, klaim Allianz juga bisa dilakukan tanpa harus ke kantor-kantor cabang terdekat. Dengan menggunakan aplikasi eAzy Claim, yang memiliki dukungan untuk iOS dan Android, Anda bisa melakukan klaim asuransi secara online, gratis, dan hemat waktu. Bila ada yang memudahkan,kenapa harus memilih yang menyulitkan?

Pilihlah perusahaan asuransi Allianz Life Indonesia sebagai teman bagi keluarga Anda agar bisa menikmati hidup dengan lebih sempurna.

Sumber : http://www.allianz.co.id/community-detail/pilah-pilih-asuransi-yang-tepat-4884-1

Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan

red_1000d

Di dalam mengarungi kehidupan ini, kita di hadapkan oleh beberapa resiko, mulai dari resiko sakit, kecelakaan, kerugian bahkan sampai resiko kematian. Resiko Kematian memang tidak bisa di hindari, namun jika kita bisa meminimalisasi suatu resiko,kenapa tidak?

Lalu bagaimana caranya?

Salah satu cara meminimalkan Resiko adalah dengan mengikutsertakan diri dalam program asuransi.

 Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis di mana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, di mana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.[1] (sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Asuransi)

 Ada banyak jenis asuransi seperti asuransi jiwa, pendidikan, kesehatan, kerugian, dll.

Di dalam kehidupan Masyarakat  kita saat ini, banyak orang yang yang lebih mementingkan untuk mengasuransikan harta bendanya dibanding dengan jiwanya, kenapa?  ya karena kalau terjadi sesuatu atas  harta-bendanya, secara langsung akan di rasakan akibatnya, contohnya Mobil, kalau mobilnya di curi, tentu langsung terbayangkan berapa uang yang harus di keluarkan apabila tidak memiliki Asuransi, akan tetapi cerita menjadi lain, kalau Orang tersebut telah mengasuransikan mobilnya, Pihak Asuransi akan mengcover kerugian yang di timbulkan, selama sesuai dengan Polis Asuransi yang di ambil.

Lalu ada apa dengan Asuransi Jiwa ? mengapa untuk Asuransi Jiwa, Orang harus berpikir berkali-kali ? Ya karena  Sebagian orang menganggap bahwa hidup dan matinya manusia adalah sebuah takdir. Mengapa jiwa manusia(kematian) harus diasuransikan? Padahal kematian seseorang adalah sesuatu yang pasti terjadi dan merupakan takdir Tuhan.

Betul sekali bahwa kematian adalah Takdir Tuhan, dan semua mahluk hidup pasti akan mengalaminya, Cuma persoalannya di sini adalah, Kalau yang meninggal tersebut adalah seorang diri, yang tidak mempunyai tanggungan apapun, mungkin tidak terlalu perlu Asuransi, akan tetapi kalau Orang tersebut mempunyai Anak dan istri, siapa yang akan memberikan Nafkah, kalau terjadi resiko ?.

Asuransi Jiwa merupakan bentuk lain dari Tanggung jawab Seorang Kepala Keluarga, terhadap Keluarganya, Asuransi Jiwa akan sangat membantu suatu kelaurga kalau resiko itu terjadi.

Asuransi Jiwa juga merupakan  bentuk kasih sayang Anak kepada kedua Orang Tua nya, bagi Anak yang sudah mempunyai penghasilan, tapi belum Bekeluarga, karena kalau ada resiko yang terkait dengan diri si Anak, Anak tersebut tidak terlalu memberatkan kedua Orang Tuanya.

Ayo Segeralah memiliki Asuransi Jiwa, karena kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi dalam beberapa detik ke depan..

 

mariberasuransi

Menyiapkan Dana untuk Pendidikan Anak dengan Asuransi.

 

familyy

 

Salah satu kewajiban dari Orang Tua adalah, memberikan pendidikan bagi anak-anaknya. Untuk bisa menikmati Pendidikan yang berkualitas tentulah tidak murah, untuk itulah Anda sebagai Orang Tua, harus pintar-pintar mempersiapkan Dana Pendidikan, bagi buah hati.

Tidak di mungkiri lagi bahwa  dana pendidikan di Negara kita , masih menjadi sebuah beban yang berat bagi para orang tua. Belum lagi untuk bisa mendapatkan pendidikan dari tingkat SD hingga sarjana yang dijalani selama bertahun-tahun akan terkena dampak dari inflasi yang terjadi dari tahun ke tahun. Sangat disarankan sebaiknya Anda sebagai orang tua agar menyiapkan dana untuk pendidikan anak Anda sejak masa hamil.

Banyak Cara untuk mendapatkan dana pendidikan si kecil, berikut ada 3 cara yang yang banyak di lakukan, sebagai persiapan dana pendidikan anak, yaitu :

  1. Reksadana

Salah satu bentuk investasi yang banyak orang-orang lakukan saat ini . Reksadana merupakan salah satu alternatif investasi yang paling mudah untuk dimiliki masyarakat umum. Reksadana di kelola oleh sebuah perusahaan manajemen investasi. Laporan dari perkembangan investasi yang Anda lakukan akan Anda dapatkan dalam interval waktu tertentu. Reksadana tersedia dalam beberapa jenis sesuai dengan jenjang pendidikan setiap anak. Reksadana dinilai efektif mengatasi dampak inflasi yang mempengaruhi dana pendidikan anak Anda. Anda bisa membeli investasi reksadana dan juga mencairkannya dalam waktu yang singkat sesuai dengan ketentuan yang berlaku

  1. Deposito

Deposito sifatnya hampir sama dengan tabungan. Hanya saja investasi jenis ini dilakukan dengan cara menyimpan sejumlah uang di bank dan mendapatkan bungan yang lebih banyak daripada menabung biasa dengan kisaran bunga kira-kira 6% per tahunnya. Umumnya bank yang menawarkan layanan deposito memberikan  syarat jumlah tertentu uang yang akan disimpan. Selain itu, Anda juga tidak bisa mengakses uang tersebut kapan saja layaknya tabungan. Uang yang sudah Anda depositokan tidak bisa Anda ambil setelah jangka waktu tertentu yaitu satu bulan hingga satu tahun lamanya.

  1. Asuransi Pendidikan

Asuransi sebagai fungsi dasarnya adalah untuk melindungi. Maka, yang di lindungi di sini adalah orang tua dari si anak, yang menjadi tulang punggung keluarga. Orang Tua dari anak tersebut di haruskan membayar sejumlah uang Premi setiap bulannya atau skema pembayaran lainnnya yang di pilih, dan apabila terjadi resiko terhadap Orang Tua dari anak tersebut, maka akan keluar sejumlah Dana, yang mana dana tersebut , bisa di manfaatkan untuk kelangsungan pendidikan Anak tersebut dan keuntungan lain adalah, Perusahaan Asuransi akan tetap membayarkan premi sampai dengan waktu tertentu.Namun apabila tidak terjadi resiko apa-apa, maka Orang Tua anak tersebut, memiliki sejumlah Dana tunai, yang bisa di ambil dan di manfaatkan untuk kepeluan Pendidikan si Anak.

Apabila Anda mempunyai Anak dan belum memiliki Asuransi, maka jangan di tunda lagi, milikilah segera, karena semakin Anda menunda-nunda akan semakin besar Premi yang Anda harus Bayar.

 

 

Asuransi itu Penting bagi Masa Depan Keuangan Anda

purple-flower

Sering kali pada saat seseorang di tawarkan Asuransi, orang tersebut akan terlihat menolak dan berkata, bahwa saat ini, belum memerlukan Asuransi, karena dana belum ada untuk membayar premi , orang ini  masih beraanggapan bahwa membayar premi asuransi, hanya akan  menambah beban keuangan. Pertanyaannya, apa memang benar begitu?

Seperti kita kita ketahui bersama bahwa Asuransi itu pada dasarnya adalah proteksi, apabil  terjadi suatu resiko, dan kita tidak pernah akan tau kapan resiko itu akan terjadi.kalau seandainya kita dianugerahi kemampuan bisa melihat apa yang akan terjadi di kehidupan pada masa depan, mungkin kita tidak memerlukan Asuransi, karena kita bisa menghindarinya, akan tetapi kita tidak punya kemampuan seperti itu. Untuk itulah kita memerlukan Asuransi, terutama Asuransi yang terkait dengan dua hal yang paling bernilai yaitu : Jiwa dan kesehatan .

Risiko yang dilindungi  oleh Asuransi

Berikut adalah sejumah resiko yang akan mungkin terjadi di dalam kehidupan kita sehari-hari :

  1. Kecelakaan di rumah dan jalan
  2. Tiba-tiba mengalami masalah kesehatan, yang sebelumnya tidak terdeteksi.
  3. Tidak bisa melanjutkan mencari nafkah, karena alasan kesehatan .
  4. Terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sehingga kehilangan sumber mata pencarian.
  5. Kehilangan harta (karena pencurian, kebakaran, dan lain-lain)
  6. Korban dari penipuan rekan bisnis atau penyalahgunaan kartu kredit
  7. Korban dari Tindakan kekerasan oleh pihak lain dan masih banyak kemungkinan lainnya.

Perusahaan asuransi akan menilai risiko yang mengancam serta jaminan penggantian dari pekerjaan Anda. Tingkat resiko dari orang per orang tentu berbeda-beda, tergantung dari jenis Pekerjaannya. Contoh pekerjaan seorang tenaga administrasi di sebuah kantor dengan tenaga pemasaran, tingkat resikonya berbeda, tentu tenaga pemasaran yang lebih sering melakukan aktifitas di luar akan lebih berisiko daripada pekerja administrasi. Semakin tinggi risiko, semakin besar jaminan penggantian jika terjadi musibah.

Premi Asuransi vs Proteksi

Seperti di jelaskan di atas, jenis pekerjaan, juga akan menentukan jumlah premi yang di bayar. Begitu juga dengan gaya hidup, apabila kita seorang perokok berat, maka premi yang harus di bayar juka akan semakin tinggi, Untuk itulah kita harus benar-benar jeli dan mengerti manfaat Proteksi/perlindungan yang kita dapat, pada saat kita menjadi peserta Asuransi. Semakin besar risiko yang dipertanggungkan, semakin besar pula premi asuransi yang harus dibayar. Maka itu, hal sangat  penting pada saat kita akan mengikuti program Asuransi adalah kita harus tau persis dan detail, untuk apa kita mengikuti Asuransi. Contohnya apabila Anda berumur, 25 tahun, sehat dan tidak merokok, akan lebih baik kalau Anda untuk mengambil jumlah Uang Pertanggungan (UP) yang maksimal, dari pada UP sedang-sedang saja tapi lebib banyak di Asuransi tambahan (Rider) yang lain. Asuransi tambahan (Rider) akan bisa di tambahkan nanti, seiring dengan Usia kita. Untuk itu jangan pernah bosan-bosannya untuk mengerti dan mereview polis Asuransi, yang telah Anda miliki.

Alangkah baiknya sekarang anda  menanggalkan pikiran umum bahwa asuransi berarti membayar sesuatu yang tidak diperlukan, akan lebih baik kalau Anda berpikir bahwa dengan memiliki Polis Asuransi, Anda akan semakin tenang dan tidak akan terlalu mempengaruhi keuangan Anda, apabila terjadi sesuatu resiko.

Dengan Asuransi masa depan keuangan Anda dan keluarga lebih terjamin.

Pepatah mengatakan Sedia Payung sebelum hujan, dan mencegah lebih baik daripada mengobati. Daripada terbelit masalah keuangan setelah tertimpa musibah karena tak punya asuransi, lebih baik kita mencegah masalah itu.

Apa itu Fintech?

Bidang teknologi yang berkembang pesat ternyata juga ikut andil dalam perkembangan dalam bidang financial. Seperti terlihat sekarang ini, banyak sekali teknologi yang mendukung tumbuh kembangnya kemajuan di bidang financial menjadi lebih modern dan lebih praktis. Asosiasi di bidang financial banyak yang bermunculan di Indonesia, seperti; Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia atau lebih dikenal dengan singkatan AAJI dan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI).

Fintech

Tak hanya asuransi saja yang mulai diperhitungkan di dunia financial Indonesia, FinTech ternyata juga sudah banyak menyedot perhatian banyak kalangan. Istilah FinTech ternyata belum banyak orang yang mengetahuinya. Apa sebenarnya FinTech itu? Menurut NDRC atau National Digital Research Centre, FinTech merupakan istilah yang digunakan untuk sebuah inovasi terbaru di bidang jasa financial.

FinTech berasal dari kata Financial dan Technology. Konsep yang diambil oleh FinTech adalah perpaduan antara financial dan technologi yang digabungkan dengan sentuhan inovasi modern. Diharapkan hal ini dapat membuat proses transaksi keuangan menjadi lebih praktis serta aman digunakan. Beberapa hal yang dihitung masuk kedalam Fintech adalah proses peminjaman uang secara peer to peer, jual beli saham, transfer, dan masih banyak lagi yang lainnya. Ternyata FinTech sangat mempengaruhi gaya hidup masyarakat. Apa yang menjadikan FinTech alasan untuk menjadi kebutuhan baru yang sangat dibutuhkan masyarakat?

  1. Membantu Perkembangan Baru Dibidang Start Up

Start up dibidang technologi yang sudah menjamur ternyata juga mempengaruhi perkembangan starup di bidang financial. Contoh konkret yang ada saat ini adalah Moneythor. Moneythor membuat produk dengan pengalaman digital perbankan yang memiliki kelebihan lebih detail dan lebih terperinci dalam menganalisis. Start up FinTech dominan tumbuh di negara Singapura yang merupakan pusat di bidang financial yang ingin menguasai daerah Asia.

  1. Meningkatkan Taraf Hidup Bagi Masyarakat

FinTech tak hanya fokus untuk mendapatkan laba yang besar, nyatanya taraf hidup masyarakat juga ikut meningkatkan dengan hadirnya inovasi financial yang satu ini. Di kawasan Asia Tenggara misalnya, Fintech mampu mengentaskan lebih dari 600 juta jiwa yang berada dibawah garis kemiskinan. Tak berhenti sampai disitu, FinTech tak berpuas diri dan terus berusaha untuk memberikan bukti yang nyata dengan memperlihatkan keuntungan dan kepercayaan dari para investor. Salah satu start up asal Malaysia yang bisa dijadikan contoh sebagai starup yang berhasil meningkatkan taraf hidup masyawakat adalah Soft Space. Perusahaan ini telah berinovasi dengan menghadirkan merchant yang menerima pembayaran kartu debit maupun kartu kredit dengan bunga yang rendah.

  1. Merangsang Tumbuh Dan Berkembangnya Bitcoin

Salah satu dampak positif yang diberikan oleh FinTech terhadap dunia financial yaitu turut berkembangnya aplikasi bitcoin. Pengguna bitcoin yang telah menjapai 2,5 milyar bisa merasakan kemudahan bertransaksi meskipun tidak memiliki akun bank. Bitcoin memiliki kekuatan fleksebilitas yang ditawarkan kepada para penggunanya. Biaya minim yang diperlukan untuk pengiriman uang melalui bitcoin sangat praktis dan mudah sekali untuk dilakukan.

  1. Pinjaman Dengan Menggunakan Sistem Bunga Tinggi Dapat Dikurangi

Lintah darat yang merupakan kisah klasik masyarakat sebagai penolong saat diperlukan dengan menetapkan bunga yang mencekik bisa dikurangi dengan adanya FinTech. Dengan hadirnya FinTech dihadarapkan masyarakat dapat menikmati pinjaman dengan lebih transparan agar tidak terjerumus kedalam pilihan berhutang yang salah.

Tidak ada kata terlambat untuk mulai mengikuti perkembangan FinTech yang ada di Indonesia. Era baru akan hadir dengan pembentukan Asosiasi FinTech yang akan membuat bidang ekonomi menjadi lebih praktis untuk kedepannya. Tak hanya lebih praktis, FinTech juga dapat menjangkau masyarakat dengan cakupan seluruh kalangan ekonomi.

Sumber : https://www.carajadikaya.com/apa-itu-fintech/

 

Membangun Masa Depan Cerah Dengan Asuransi

wienwide-allianz-tapro

Perencanaan keuangan menurut Financial Planning Standards Board Indonesia adalah proses untuk mencapai tujuan hidup seseorang melalui pengelolaan keuangan secara ter-integrasi dan terencana.

Mengapa di perlukan perencanaan keuangan ? dalam kehidupan seperti sekarang ini, masa depan kita bisa jadi sangat ditentukan oleh perencanaan-perencanaan yang telah kita buat sebelumnya, bahkan ada sebuah kalimat yang mengatakan bahwa sekali kita membuat perencanaan, berarti 50 persen keberhasilan sudah dalam genggaman, prosentase keberhasilan selanjutnya sangat bergantung bagaimana kita berjuang untuk mewujudkan rencana-rencana tersebut. Berbicara tentang masa depan, asuransi menjadi bagian penting dalam mewujudkan rencana-rencana kita di masa depan. Dengan asuransi kita bisa mulai menyiapkan masa pensiun kita tanpa khawatir terjadinya gangguan finansial karena sudah tidak menerima gaji lagi, bahkan dengan asuransi, kita tak perlu risau dengan biaya pendidikan anak-anak kita di masa yang akan datang, di sisi lain asuransi mengurangi kekhawatiran kita akan biaya perawatan kesehatan yang seperti kita ketahui bersama, biaya kesehatan sangat-sangat mahal saat ini.

Asuransi pada dasarnya adalah proteksi. Pada saat ini rata-rata orang pada saat membeli kendaraan Baru atau bekas, pasti akan membeli Asuransi kendaraan, apakah itu All Risk atau TLO, karena di sadari akan resiko-resiko yang terjadi pada saat kita mempunyai Mobil. Tapi apakah kita pernah menyesal, kalau sampai akhir pertanggungan, kita tidak pernah menggunakan Asuransi tersebut ? , Tentu tidak malah kita akan bersyukur, mendapat perlindungan dari Allah SWT, sehinga hal-hal yang kita tidak inginkan , tidak terjadi.

Mobil saja, harus di Asuransikan, apalagi Kita, Kita sebagai pencari nafkah untuk keluarga, harus mempunyai Asuransi, karena di dalam mengarungi kehidupan ini, selalu ada resiko yang akan kita hadapi.

Saya punya cerita, yaitu Adik teman dekat saya, sebut aja namanya Budi. Budi memunyai karir pekerjaan yang bagus, sehinga pada saat usinya 32 Tahun, sudah menjadi Manager di sebuah perusahaan Financial services. Pada saat itu Abangnya sudah selalu mengingatkan Budi, untuk investasi dan membeli polis Asuransi Jiwa dan kesehatan, tapi Budi tidak mau dengan alas an, toh Perusahaan sudah menyediakan fasilitas jaminan Kesehatan untuk rawat jalan, maupun rawat Inap. Budi lebih senang mengeluarkan uangnya untuk hobinya, di bidang Automotif. Pada suatu hari Budi, di panggil oleh atasannya dan di beri tahu bahwa, perusahaan dalam masalah sehingga harus ada PHK, dan singkat kata Budi pun di PHK dengan mendapat uang Kompensasi dari Perusahaan. 2 Bulan setelah PHK, tiba-tiba Budi jatuh sakit dan harus di rawat di rumah sakit , dengan menjalani bebeapa tindakan-tindakan , dengan biaya yang cukup besar. Dalam waktu 3 minggu, semua uang tabungan Budi, sudah habis, sehingga untuk kelanjutan pengobatannya, harus di bantu oleh Keluarga Besar. Dengan cerita di atas, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa, walaupun, Perusahaan, di tempat kita bekerja, sudah menyediakan fasiltas kesehatan, akan tetapi perlu kita ingat, bahwa yang namanya Fasilitas, bisa kita dapat dan nikmati, hanya pada saat kita masih aktif atau masih bekerja, dan akan hilang pada saat kita tidak bekerja lagi.

Di sinilah pentingnya kita mempunyai perencanaan keuangan yang baik. Selain berinvestasi misalnya dengan Reksadana, beli Emas dan lain-lain, Sangat Penting bagi kita untuk memiliki Polis Asuransi Jiwa dan kesehatan pribadi. dengan memiliki polis Asuransi Jiwa yang ada nilai Invetasinya, kita  sudah mulai membangun pondasi untuk menikmati masa pensiun nanti tanpa merepotkan anak cucu nantinya. Mengingat pentingnya peranan asuransi, berikut ini ada 3 hal yang harus dipahami sebelum memutuskan mengikuti asuransi.

  1. Memilih Jenis Asuransi

Dewasa ini, asuransi telah banyak mengalami perkembangan menyesuaikan dengan dinamika yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Kita tentu mengenal asuransi kesehatan, jiwa, harta benda, pendidikan dan banyak lagi jenis asuransi lainnya. Beraneka jenis asuransi tersebut hendaknya kita sikapi dengan bijak dan selektif dengan menyesuaikan dengan kebutuhan kita sendiri.

  1. Beli Sesuai Kemampuan

Hal lain yang tidak boleh kita lupakan adalah kemampuan finansial kita. Jangan terlalu bernafsu untuk mengikuti semua asuransi yang ada. Jangan lupa bahwa asuransi membutuhkan premi yang harus kita bayar. Apalah jadinya jika kita banyak mengambil program asuransi namun tidak diiringi dengan kesanggupan untuk membayar premi, sisihkan paling tidak 20 persen penghasilan kita untuk membeli asuransi, sehingga kebutuhan-kebutuhan yang lain tidak terganggu.

  1. Pilih Perusahaan Asuransi Terbaik

Saat ini banyak sekali Peusahaan-perusahaan yang menawarkan program-program Asuransi, dan untuk itu sebelum mengikuti sebuah program asuransi, hendaknya kita memahami gambaran mengenai asuransi yang hendak kita pilih, kita harus lihat reputasi dan kapabilitas perusahaan asuransi yang menawarkan program tersebut, dalam hal ini pilihlah perusahaan asuransi yang bonafide. Kuasai perjanjian-perjanjian yang ditawarkan, meskipun sebagian besar asuransi merupakan perjanjian baku yang diterbitkan sepihak oleh pihak asuransi, namun tak ada salahnya kita mempelajari terlebih dahulu ketentuan-ketentuan yang ada sebelum memutuskan untuk mengambil asuransi tersebut agar tidak menimbulkan kekecewaan di kemudian hari. Demi kebaikan bersama, jangan segan untuk menanyakan hal-hal yang belum kita pahami kepada agen atau marketing asuransi tersebut.

Kehidupan Masa Depan Anda, di tentukan oleh sikap hidup Anda saat ini, jangan Tunda lagi untuk memiliki Asuransi, semakin cepat semakin baik.

5 Pertanyaan Mendasar Memilih Asuransi Jiwa

asuransi-jiwa-terbaik

Di dalam kehidupan ini ada 4 hal yang sudah di tentukan oleh Sang Pencipta yaitu, Rezeki, jodoh, musibah dan umur. Allah SWT sebagai sang pencipta, sudah mengatur ke empat hal tersebut. Akan tetapi sebagai manusia kita wajib untuk melakukan usaha-usaha, contohnya dalam hal rezeki, kita di wajibkan untuk berusaha, apakah itu Berdagang, menjadi Pegawai, Pengusaha dan lain-lain, yang penting halal. Dalam hal umur juga kita wajib menjada kesehatan, misalnya dengan hidup sehat, makan teratur dan istrahat yang cukup. Begitu juga dengan Umur, karena kita menyadari bahwa semua mahluk Hidup, pasti akan meningalkan alam fana ini.

Berkaca pada situasi tersebut, maka satu hal yang perlu kita lakukan adalah mempersiapkan segalanya agar setelah kita pergi, beban keluarga yang kita tinggalkan tidak bertumpuk-tumpuk, termasuk beban biaya pemakaman yang semakin mahal. Asuransi jiwa menjadi salah satu cara bagi kita dalam meringankan beban orang-orang tercinta setelah kematian kita.

Dengan mengikuti salah satu program asuransi jiwa, pihak keluarga akan terbantu dari beberapa masalah finansial. Masih banyak orang yang masih ragu atau kurang memahami apa, mengapa dan bagaimana cara bergabung dalam polish asuransi jiwa (life insurance) tersebut. Mungkin 5 daftar pertanyaan berikut bisa menjadi panduan anda:

  1. Kenapa Perlu Membeli Asuransi Jiwa?

Ada beberapa alas an utama mengapa Anda perlu mempunyai Polis Asuransi Jiwa, yakni : dapat mengurangi beban biaya pengurusan kematian, dapat digunakan untuk membiayai dana pendidikan, dan memberikan biaya hidup bagi anggota keluarga yang ditinggalkan sesuai dengan jenis polish yang dipilih.

  1. Siapa Saja yang Perlu mempunyai Polis Asuransi Jiwa?

Siapa saja dapat memiliki Polis asuransi jiwa. Asuransi jiwa dapat membantu mengurangi beban keluarga.

  1. Kapan Seharusnya Ikut Asuransi Jiwa?

Lebih cepat lebih baik, itu prinsipnya, karena keberuntungan dan kesialan tak ada yang pernah tahu kapan akan menimpa diri kita.

  1. Apakah Asuransi Jiwa itu Mahal?

Pada prinsipnya Asuransi itu bisa di mulai denga 300 Ribu per bulan, apakah itu Mahal ?, kembali lagi manfaat yang di dapat , kalau total manfaat yang bisa di dapat jumlah nya bisa mencapai  1 M, apakah 300 Ribu per bulan mahal ? . Semakin besar cakupan jaminannya, tentu harganya semakin tinggi. Misalnya life insurance plans untuk kecelakaan lebih murah dari pada jenis asuransi whole life coverage.

  1. Siapa yang Akan Menerima Klaim Premi Asuransi Jiwa Saya?

Anda dapat menetapkan seseorang untuk menjadi penerima, umumnya adalah keluarga terdekat. Pilihan lainnya adalah disumbangkan ke pihak tertentu, organisasi sosial, badan amal, dan sebagainya.

Itulah 5 pertanyaan mendasar, yang dapat membantu Anda, di dalam memilih Asuransi jiwa.

Kalau ada hal-hal yang kurang jelas, Anda bisa menghubungi saya untuk konsultasi gratis , terkait dengan Asuransi Jiwa dari Allianz.

Call/wa/sms : 0811919438